Dugaan Pembajakan Tesis Alumni oleh Dosen di UNM
Seorang alumni Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar (UNM) bernama Fatwa mengungkapkan dugaan pembajakan tesisnya oleh salah satu dosen penguji. Tesis yang diduga dibajak tersebut, kini telah dijadikan artikel jurnal tanpa seizin Fatwa.
Fatwa menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hak kekayaan intelektual. Ia mengaku merasa dirugikan dan berencana untuk menuntut dosen tersebut jika tidak ada itikad baik untuk menyelesaikan masalah ini.
Dalam pernyataannya, Fatwa menyatakan bahwa ia telah berusaha menghubungi pihak terkait di UNM untuk mencari penyelesaian yang baik. Namun, hingga saat ini, ia merasa belum mendapatkan respon yang memadai.
Langkah Hukum yang Ditempuh
Fatwa tidak segan untuk mengambil langkah hukum jika situasi ini tidak diperbaiki. Ia berharap agar institusi pendidikan tinggi memperhatikan dan melindungi karya ilmiah para mahasiswanya agar tidak terjadi tindakan serupa di masa depan.
Pentingnya Perlindungan Karya Ilmiah
Kasus ini menyoroti pentingnya perlindungan terhadap karya ilmiah di lingkungan akademis. Setiap mahasiswa dan alumni berhak atas hasil karya yang telah mereka ciptakan dengan usaha dan pemikiran yang mendalam.
Komunitas akademis diharapkan dapat lebih sadar akan isu ini dan mengambil langkah-langkah preventif untuk mencegah terjadinya pelanggaran hak cipta yang dapat merugikan individu maupun institusi.




