Renovasi Rumah di Papua Dorong Kesejahteraan Masyarakat
Sumber Foto: Minews ID
Sosial

Renovasi Rumah di Papua Dorong Kesejahteraan Masyarakat

Jurnal News - Baca Juga

Cuitan MI 14 Juni 2026, 21:45

Waspadai Aktor Provokatif di Tengah Wacana Reformasi Jilid II

Cuitan MI 14 Juni 2026, 20:42

Menjaga Momentum Pemulihan Ekonomi, Menepis Seruan Reformasi Jilid II

Cuitan MI 14 Juni 2026, 19:40

Reformasi Jilid II Tidak Relevan, Ekonomi Indonesia Hari Ini Bukan Krisis 1998

Davina G

Mata Indonesia, PAPUA – Pemerintah mempercepat renovasi ribuan rumah tidak layak huni di Papua sebagai wujud nyata pemerataan pembangunan dan komitmen menghadirkan kesejahteraan hingga wilayah timur Indonesia. Program ini menjadi bagian strategis dari agenda nasional sektor perumahan yang menempatkan hunian layak sebagai fondasi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Langkah tersebut sejalan dengan Program Tiga Juta Rumah yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto. Dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Perumahan dan Kawasan Permukiman di Kementerian Dalam Negeri, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa pemerintah daerah diminta bergerak cepat dan responsif mendukung realisasi program tersebut.

“Program ini bukan sekadar membangun rumah, tetapi membangun masa depan masyarakat. Hunian yang layak adalah hak dasar warga dan menjadi prioritas pemerintah,” ujar Tito Karnavian.

Pemerintah pusat juga memberikan dukungan regulatif yang konkret melalui pembebasan retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Kebijakan ini ditetapkan melalui peraturan kepala daerah agar pelaksanaannya lebih efektif dan tepat sasaran. Optimalisasi Mal Pelayanan Publik turut mempercepat proses perizinan sehingga pembangunan dapat segera direalisasikan.

Di Papua, program ini dijalankan secara progresif. Pada 2026 direncanakan pembangunan sekitar 14 ribu unit rumah, termasuk 2.100 unit renovasi rumah pada tahap awal yang dimulai Maret. Selain itu, lima unit rumah susun dibangun di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Kabupaten Keerom sebagai solusi hunian modern dan terencana di kawasan perkotaan.

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menyatakan kesiapan penuh pemerintah provinsi dalam mendukung percepatan tersebut. “Kami berkomitmen memastikan bantuan renovasi dan pembangunan rumah berjalan tepat sasaran. Ini adalah momentum penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Papua,” ujarnya.

Data Badan Pusat Statistik menunjukkan kebutuhan hunian di Papua terus menjadi perhatian pemerintah. Karena itu, pendekatan yang ditempuh tidak hanya pembangunan baru, tetapi juga renovasi menyeluruh agar rumah memenuhi standar kesehatan dan keselamatan.

Program ini juga memberikan dampak ekonomi signifikan. Kegiatan konstruksi menyerap tenaga kerja lokal dan menggerakkan sektor usaha material bangunan. Dengan demikian, manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat, baik melalui peningkatan kualitas tempat tinggal maupun pertumbuhan ekonomi daerah.

Percepatan renovasi rumah di Papua menegaskan bahwa transformasi pembangunan nasional berjalan inklusif dan berkeadilan. Dengan sinergi pusat dan daerah yang semakin solid, Papua bergerak menuju masa depan yang lebih sejahtera melalui fondasi dasar kehidupan: rumah yang layak, sehat, dan bermartabat.

Bagikan

Berita Sebelumnya

Demi Higienitas, Pemerintah Tegaskan Mobil SPPG Hanya untuk Distribusi MBG

Berita Selanjutnya

Percepat Hunian Layak, Papua Renovasi 2.100 Rumah Warga

TINGGALKAN KOMENTAR

Komentar:

Nama:*

Email:*

Website:

Simpan nama, email, dan situs web saya di browser ini untuk lain kali saya berkomentar.

Baca berita yang ini

Kolaborasi Jadi Kunci, Potensi Reformasi Jilid II Diyakini Dapat Dicegah

News Davina G - 14 Juni 2026, 17:36

Penguatan Fiskal Jadi Prioritas, Masyarakat Diajak Waspadai Provokasi Reformasi Jilid II BEM SI

News Davina G - 14 Juni 2026, 16:35

Pemerintah Jamin Harga BBM Subsidi Tetap Terjangkau bagi Masyarakat

News Davina G - 14 Juni 2026, 16:10