Kesepakatan Dagang RI-AS Dorong Pertumbuhan Ekspor dan Kredit
Jurnal News - Bloomberg Technoz, Jakarta - Kesepakatan dagang timbal balik atau Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) dinilai berdampak positif terhadap pertumbuhan ekspor, ekonomi, hingga penyaluran kredit perbankan.
Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro menjelaskan posisi AS tetap strategis bagi perdagangan Indonesia, terlepas dari dinamika geopolitik yang menyertainya.
"Amerika itu kan selalu punya posisi yang strategis suka atau tidak suka dari ekspor kita Amerika itu kan selalu masuk di dalam top 5 tujuan ekspor kita," kata Andry dikutip Jumat (27/2/2026).
Ia menjelaskan, ekspor Indonesia ke AS mayoritas berasal dari sektor padat karya seperti alas kaki dan garmen, yang juga menjadi bagian dari lima komoditas utama ekspor. Selain itu, terdapat produk perikanan serta komoditas seperti crude palm oil (CPO).
Sehingga menurut Andry, dampak nyata dari kesepakatan tersebut akan sangat bergantung pada apakah Indonesia memperoleh keunggulan komparatif dibandingkan negara pesaing terdekat.
Baca Juga
OJK Bakal Tinjau Dampak Tarif AS ke Industri Perbankan
AS Kenakan Tarif Antisubsidi hingga 143% terhadap Panel Surya RI
Bank Mandiri Respons Perpanjangan Penempatan Rp200 T di Himbara
Next article →




