Bupati Majalengka Dukung Pengusaha Genteng Melalui Pembiayaan dan Produksi Lokal
Jurnal News - KABARCIREBON - Bupati Majalengka akan terus mendorong kesiapan pengusaha genteng di wilayahnya agar bisa memenuhi kebutuhan program gentengisasi perumahan yang diarahkan Presiden Prabowo Subianto selanjutnya ditindaklanuti Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Bupati Eman Suherman mengatakan, diperlukan dorongan produksi terhadap pengusaha genteng di Kabupaten Majalengka, termasuk menjaga kualitas produksi, jangan sampai pada saat dibutuhkan barang justru tidak tersedia di pengusaha hingga akhirnya pasar diambil alih industri lain dari daerah lain.
"Pada awal kepemimpinan saya, Pemda telah mendorong kebijakan penggunaan produk lokal melalui program Bela dan Beli Majalengka. Ini artinya bela pengusaha Majalengka melalui pembelian produknya agar mereka tetap bertahan dan bahkan usahanya bisa semakin berkembang, termasuk pemanfaatan genteng lokal dalam pembangunan daerah. Cintai produk Majalengka melalui penggunaan barangnya," papar Bupati Eman pada sela kunjungannya ke sejumlah pabrik genteng di Desa Pinagraja dan Cibenter, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, kemarin.
Pembiayaan Menjadi Perhatian
Tidak saja kesiapan produksi, dukungan pembiayaan juga menjadi perhatian serius. Eman mengatakan, perbankan dan mitra strategis siap berkolaborasi dalam membantu pengusaha genteng meningkatkan kapasitas usaha agar mampu menjawab kebutuhan program gentengisasi.
Eman mengungkapkan, ini merupakan peluang bagi para pengusaha genteng untuk kembali bangkit dan mengulang masa kejayaan genteng seperti pada belasan tahun lalu.
Menurut Eman, pada saat ini Majalengka masih terdapat sekira 217 pengusaha genteng, sekitar 200 diantaranya masih aktif produksi sesuai dengan kemampuan tiap pengusahanya.
Menjadi Kekuatan Daerah
"Ini akan menjadi kekuatan daerah yang harus disiapkan dalam mendukung program nasional," ujar Bupati Eman.
Program gentengisasi ini, lanjut Bupati Eman, diluncurkan Presiden menjadi peluang bagi industry genteng di wilayahnya, pada saat industri genteng kembali bangkit.




