Emoji: Bahasa Visual Universal dalam Komunikasi Digital
Sumber Foto: RRI.co.id
Teknologi

Emoji: Bahasa Visual Universal dalam Komunikasi Digital

RRI.CO.ID, Surabaya - Emoji kini bukan sekadar hiasan pesan singkat. Simbol-simbol kecil ini punya arti resmi yang diatur secara global, sehingga maknanya bisa dipahami lintas negara dan budaya. Aturan tersebut ditetapkan oleh Unicode Consortium, sebuah organisasi nirlaba internasional yang menyusun standar teks digital, termasuk emoji.

Dalam laman resminya, Unicode menjelaskan bahwa emoji adalah simbol bergambar yang digunakan dalam teks digital untuk menyampaikan makna tertentu. “Emoji are pictographs used inline in text to represent emotions, objects, activities, and concepts,” tulis Unicode dalam keterangan resminya.

Artinya, emoji merupakan gambar simbol yang digunakan di dalam teks untuk mewakili emosi, objek, aktivitas, dan konsep (Unicode Consortium). Unicode juga menegaskan bahwa setiap emoji memiliki kode khusus agar dapat ditampilkan secara konsisten di berbagai perangkat, baik ponsel, tablet, maupun komputer.

Dengan begitu, emoji yang dikirim dari satu perangkat tetap bisa dipahami penerima meski menggunakan sistem operasi berbeda. “Unicode provides a universal standard so that text and emoji can be shared across different platforms and devices,” tulis Unicode. Artinya, Unicode menyediakan standar universal agar teks dan emoji dapat dibagikan dan dipahami di berbagai platform dan perangkat (Unicode Consortium).

Daftar resmi emoji ini diperbarui secara berkala dan dapat diakses publik melalui laman Unicode. Proses penambahannya pun tidak sembarangan, karena harus mempertimbangkan makna, fungsi, serta dampaknya dalam komunikasi global.

Di Indonesia, emoji kerap digunakan dalam percakapan sehari-hari, mulai dari pesan keluarga di grup WhatsApp, obrolan antarteman, hingga komunikasi kerja. Emoji senyum, jempol, atau tangan terlipat misalnya, sering dipakai sebagai bentuk sopan santun, persetujuan, atau ungkapan terima kasih.

Dengan adanya standar Unicode, penggunaan emoji membantu masyarakat menyampaikan maksud secara lebih santun dan mudah dipahami, tanpa harus banyak kata, namun tetap menjaga etika dalam berkomunikasi digital. Dengan demikian, emoji bukan hanya mempercantik percakapan, tetapi juga menjadi bahasa visual bersama yang membuat komunikasi di dunia digital lebih hidup, cepat, dan mudah dipahami oleh masyarakat lintas generasi.