DPR RI Soroti Isu Pengolahan Sampah dan Jaringan Listrik di Reses Kalteng
Sumber Foto: Mata Kalteng
Nasional

DPR RI Soroti Isu Pengolahan Sampah dan Jaringan Listrik di Reses Kalteng

Jurnal News - Foto:IST/MATA KALTENG - Anggota DPR RI Komisi XII Fraksi PDI Perjuangan Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah (Kalteng), Sigit K. Yunianto, melaksanakan reses perorangan di Kecamatan Mentawa Baru (MB) Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Share on Facebook Share on Twitter

SAMPIT – Persoalan pengolahan sampah dan kebutuhan pembenahan jaringan listrik menjadi sorotan utama dalam kegiatan reses perorangan anggota DPR RI Komisi XII Fraksi PDI Perjuangan Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah (Kalteng) di Kecamatan Mentawa Baru (MB) Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Anggota DPR RI Komisi XII Fraksi PDI Perjuangan Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah (Kalteng), Sigit K. Yunianto menyampaikan, kegiatan reses dirinya turut dihadiri anggota DPRD kabupaten guna memastikan adanya sinkronisasi antara aspirasi masyarakat dengan kebijakan daerah maupun pusat.

Baca juga berita lainnya

Karhutla Kembali Terjadi di Baamang, BPBD Catat Luasan Terbakar Capai 102 Hektare Lebih

Puluhan Anak Ikuti Khitan Massal, Dukungan Pelayanan Kesehatan Menjangkau Warga Baamang

Belanja Daerah Belum Terserap Rp258 Miliar, Ini Penjelasan dalam APBD Kotim 2025

Retribusi Melonjak 895 Persen, Namun Pajak Daerah Hanya Tercapai 59 Persen

“Kalau ada aspirasi dari masyarakat dan itu masih bisa di-handle daerah, ya diselesaikan di daerah. Kalau daerah tidak bisa, baru kita perjuangkan di pusat,” ujar Sigit, Jumat 27 Februari 2026.

Ia menegaskan, seluruh aspirasi masyarakat akan diperjuangkan sesuai kewenangan masing-masing tingkatan pemerintahan. Menurutnya, kebijakan sangat bergantung pada regulasi daerah maupun pusat.

“Semuanya tergantung kebijakan daerah dan pusat. Kalau memang itu kewenangan pusat, kita perjuangkan di pusat. Kalau daerah, ya kita dorong di daerah,” tegasnya.

Dalam dialog bersama warga, persoalan pengolahan sampah menjadi salah satu isu utama yang disampaikan masyarakat MB Ketapang. Sigit mengapresiasi keterbukaan warga yang menyampaikan langsung berbagai kebutuhan mendasar di lingkungannya.

“Saya sangat apresiasi masyarakat Kecamatan MB Ketapang. Tadi disampaikan berkaitan dengan pengolahan sampah, memang ini menjadi permasalahan hampir di seluruh daerah, desa-desa dan kelurahan. Hampir semuanya terjadi. Tadi sudah ada gambaran supaya masalah kaitan dengan depo bisa menjadi solusi,” ungkapnya.

Selain persoalan sampah, warga juga menyampaikan kebutuhan pembenahan jaringan listrik di beberapa titik. Menurut Sigit, kebutuhan tersebut relatif bisa ditangani dengan penambahan tiang serta perbaikan jaringan.

“Masalah listrik saya kira hanya perlu beberapa tiang dan pembenahan jaringan. Tadi juga disampaikan masih ada program bagi saudara-saudara kita yang kurang mampu untuk pemasangan KWH gratis,” jelasnya.

Melalui kegiatan reses tersebut, Sigit berharap aspirasi masyarakat MB Ketapang dapat segera ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing, baik di tingkat kabupaten maupun pusat, sehingga persoalan mendasar seperti pengelolaan sampah dan infrastruktur listrik dapat tertangani secara bertahap dan berkelanjutan.

(dia/matakalteng)

Share1 Tweet1 Send Share Share Send Scan

Previous Post

Lima Bus dari Kementerian Kehutanan, Akan Difungsikan sebagai RS Keliling

Next Post

Anggota DPR RI Sebut Harga LPG 3 Kg di Kotim Tak Rasional, Perlu Tindakan Tegas

Berita Terkait

Kotawaringin Timur

Karhutla Kembali Terjadi di Baamang, BPBD Catat Luasan Terbakar Capai 102 Hektare Lebih

Selasa, 23 Juni 2026

Kotawaringin Timur

Puluhan Anak Ikuti Khitan Massal, Dukungan Pelayanan Kesehatan Menjangkau Warga Baamang

Selasa, 23 Juni 2026

Kotawaringin Timur

Belanja Daerah Belum Terserap Rp258 Miliar, Ini Penjelasan dalam APBD Kotim 2025

Selasa, 23 Juni 2026

Kotawaringin Timur

Retribusi Melonjak 895 Persen, Namun Pajak Daerah Hanya Tercapai 59 Persen

Selasa, 23 Juni 2026

Kotawaringin Timur

Bupati Tinjau Sekolah Rakyat, Ruang Kelas dan Asrama Mulai Rampung

Senin, 22 Juni 2026

Kotawaringin Timur

Pemkab Akui Tantangan Pengangguran dan Kemiskinan Masih Besar

Senin, 22 Juni 2026

Load More

Discussion about this post