Contoh Resume Agenda 1 MOOC PPPK 2024: Wawasan Kebangsaan hingga Kesiapsiagaan Bela Negara
Sumber Foto: Kumparan.com
Rangkuman Jurnal

Contoh Resume Agenda 1 MOOC PPPK 2024: Wawasan Kebangsaan hingga Kesiapsiagaan Bela Negara

Resume Agenda 1 MOOC PPPK 2024 berfokus pada materi wawasan kebangsaan. Dokumen ringkasan ini dapat digunakan sebagai rujukan bagi pegawai PPPK saat mengikuti program pelatihan dan pendidikan dasar.

MOOC merupakan singkatan dari Massive Open Online Course, yaitu program pendidikan dasar yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) untuk pegawai PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja). Melalui MOOC, peserta diharapkan dapat mengasah kompetensi, pengetahuan, dan keterampilan agar lebih maksimal, sekaligus membentuk calon ASN yang berintegritas, profesional, dan berkarakter.

Secara umum, MOOC terbagi menjadi tiga agenda utama, yakni Agenda 1, Agenda 2, dan Agenda 3. Berikut rangkuman contoh isi Resume Agenda 1 MOOC PPPK.

Resume Agenda 1 MOOC PPPK

Agenda 1 memuat materi tentang kenegaraan. Terdapat tiga materi utama yang diujikan, yaitu: wawasan kebangsaan dan nilai-nilai bela negara, analisis isu kontemporer, serta kesiapsiagaan bela negara.

A. Wawasan Kebangsaan

Wawasan kebangsaan dan nilai-nilai bela negara dipahami sebagai konsepsi cara pandang yang dilandasi kesadaran diri sebagai warga negara. Konsep ini juga menekankan kesadaran bahwa lingkungan sekitar berperan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam sejarah bangsa Indonesia, terdapat sejumlah peristiwa penting, antara lain:

  • 20 Mei 1908: puluhan anak muda berkumpul di Aula Stovia untuk mendirikan organisasi Boedi Oetomo.
  • Perhimpunan Indonesia (PI) disebut sebagai organisasi pergerakan nasional pertama yang menggunakan istilah “Indonesia” dan menjadi pelopor kemerdekaan di kancah internasional.
  • 30 April 1926: di Jakarta diselenggarakan “Kerapatan Besar Pemuda” yang kemudian dikenal sebagai “Kongres Pemuda I”, dihadiri wakil organisasi pemuda seperti Jong Java, Jong Sumatranen Bond, Jong Ambon, Sekar Rukun, Jong Islamieten Bond, Studerenden Minahasaers, Jong Bataks Bond, dan Pemuda Kaum Theosofi.
  • 27–28 Oktober 1928: Kongres Pemuda Kedua dilaksanakan.
  • 7 Agustus 1945: PPKI terbentuk.

Bela Negara didefinisikan sebagai tekad, sikap, dan perilaku warga negara untuk menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa. Nilai ini disebut selaras dengan nilai dan fungsi yang dijunjung ASN, meliputi pelaksanaan kebijakan publik, pelayanan publik, dan persatuan bangsa.

Hari Bela Negara diperingati setiap 19 Desember. Nilai-nilai Bela Negara yang dikenal meliputi cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, setia pada Pancasila, rela berkorban untuk bangsa dan negara, serta memiliki kemampuan untuk bela negara.

B. Analisis Isu Kontemporer

Bagian ini memuat sejumlah poin terkait modal menghadapi perubahan lingkungan strategis, isu strategis kontemporer, serta pemahaman atas isu kritikal.

I. Modal untuk menghadapi perubahan lingkungan strategis:

  • Modal intelektual
  • Modal emosional
  • Modal sosial
  • Modal ketabahan
  • Modal etika atau moral
  • Modal kesehatan

II. Isu-isu strategis kontemporer:

  • Korupsi
  • Narkoba
  • Terorisme dan radikalisme
  • Money laundring
  • Proxy war
  • Kejahatan mass communication

III. Memahami isu kritikal:

Isu kritikal dipandang sebagai topik yang berhubungan dengan masalah-masalah sumber daya. Masalah tersebut memerlukan pemecahan yang disertai dengan kesadaran publik.

C. Kesiapsiagaan Bela Negara

Kesiapsiagaan bela negara digambarkan sebagai kondisi siap siaga yang dimiliki seseorang berdasarkan sikap dan tekad kenegaraannya. Sikap tersebut ditunjukkan melalui kerelaan berkorban sepenuh jiwa, yang dilandasi kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam pelaksanaannya, kesiapsiagaan ini dilandasi oleh Pancasila dan UUD 1945. Peran yang ditekankan mencakup upaya ikut menjaga, merawat, dan menjamin kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara.