Bupati Nganjuk Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan di Safari Ramadan
Jurnal News - Kabarbaik.co Nganjuk – Safari Ramadan menjadi ajang penting bagi Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi beserta jajaran Forkopimda, instansi vertikal, BAZNAS, Kemenag, dan Bank Jatim untuk menyapa warga Desa Campur Kecamatan Gondang di Masjid Al-Muttaqin.
Kegiatan ini bukan hanya untuk syiar agama, melainkan juga sarana sosialisasi program pemerintah, penyerapan aspirasi, dan penguatan semangat gotong royong.
“Alhamdulillah, setiap hari insyaallah kita ada Safari Ramadan. Besok kita di Prambon. Hari ini di dua tempat. Saya di Campur dan Mas Wabup di Ngluyu,” ungkap Marhaen, Sabtu (28/2)
Baca Juga:
Festival Al Banjari Nganjuk, Ajang Salawat Ramadan…
Kang Marhaen Gandeng Baznas Bedah Rumah Tak Layak…
Safari Ramadan 2026 Ditutup di 2 Kecamatan, Pemkab…
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan berbagai program yang telah dilaksanakan selama satu tahun awal menjabat, mencakup pembangunan fisik maupun non-fisik yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu fokus utama adalah penanganan rumah tinggal masyarakat.
Ia menegaskan komitmen untuk menghapus rumah tidak layak huni (RTLH) di seluruh Nganjuk.
“Kemarin sebelum safari Ramadan di Gondang kita memberikan bantuan RTLH di Kecamatan Gondang dan Kecamatan Baron. Alhamdulillah, di Nganjuk jangan sampai ada Rumah Tidak Layak Huni,” tegasnya sambil meminta Camat dan Kepala Desa untuk segera mendata rumah-rumah yang membutuhkan perbaikan.
Di bidang infrastruktur, Pemkab Nganjuk terus melakukan perbaikan jalan dengan menggunakan rigid beton di wilayah Gondang, Lengkong, dan Jatikalen. Kerusakan jalan yang sering terjadi dikaitkan dengan lalu lintas truk yang melebihi tonase.
“Boleh truk lewat, tapi di jalan-jalan besar. Ini akan kita rapatkan lagi. Mau Lebaran, tidak boleh ada jalan berlubang,” tandas Kang Marhaen.
Dalam sektor industri, kehadiran pabrik-pabrik seperti PT SAI di wilayah Gondang dan Rejoso dinilai telah memberikan kontribusi positif dalam menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran.
“Perizinan pabrik di Nganjuk nol rupiah, tapi semua tenaga kerja harus dari Nganjuk,” jelasnya sebagai bentuk komitmen untuk menyerap tenaga kerja lokal.
Di bidang kesehatan, seluruh desa dan kelurahan di Nganjuk telah mendapatkan mobil siaga, dan kabupaten ini juga meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC).
“Kita sudah UHC, anggarannya Rp114 miliar untuk kesehatan. Berobat gratis. Harapan saya, orang Nganjuk semuanya sehat,” pungkasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News
Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini
Penulis: Agus Karyono
Editor: Imam Wahyudiyanta




