Waka MPR Serukan Perlindungan Digital untuk Perempuan dan Anak
Dhafin Armia - detikNews
Jakarta - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat (Rerie) menilai perkembangan dunia digital harus diimbangi sistem perlindungan yang memadai bagi warga negara. Terutama perempuan dan anak, dari berbagai ancaman di ruang daring.
"Perkembangan dunia digital bukan semata-mata hadir dengan teknologi yang mempermudah aktivitas manusia. Di sisi lain, digitalisasi juga menghadirkan ancaman bagi perempuan dan anak sehingga dibutuhkan sistem perlindungan yang tepat," ucap Rerie dalam keterangannya, Minggu (1/3/2026).
Rerie menyinggung data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) yang menyebut 9 dari 10 anak usia 5 tahun ke atas di Indonesia sudah aktif berinternet. Menurutnya, transformasi digital memang mengubah cara perempuan dan anak belajar, bekerja, hingga berinteraksi, tetapi peningkatan penetrasi itu perlu diimbangi langkah perlindungan yang nyata.
Baca juga: Bangun Kesiapsiagaan Bencana, Waka MPR Soroti Tanggung Jawab Bersama
Rerie juga menekankan pentingnya pelaksanaan kebijakan perlindungan di ranah daring yang sudah dibuat. Ia mencontohkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas) yang mulai berlaku pada Maret 2026. Menurutnya, aturan tersebut harus diterapkan secara efektif sebagai bagian dari upaya membangun sistem perlindungan di ruang digital.
Ia mengingatkan dampak kekerasan di ruang digital dapat dirasakan langsung oleh korban, termasuk perempuan dan anak. Dampaknya bisa merusak reputasi, mengganggu kesehatan mental dan pendidikan, hingga mengancam keselamatan fisik.
Karena itu, Rerie menilai ancaman di ruang digital perlu ditangani bersama oleh para pemangku kepentingan dan masyarakat. Ia mendorong penguatan literasi digital serta pemahaman terhadap kebijakan perlindungan agar ruang digital lebih aman.
Rerie berharap ruang digital yang aman dapat mendukung akselerasi pembangunan sekaligus membantu menyiapkan generasi penerus yang berdaya saing ke depan.
Lihat juga Video: Santri Korban Pencabulan di Sukabumi Trauma, 2 Orang Putus Sekolah
[Gambas:Video 20detik]
(anl/ega)
mpr lestari moerdijat perlindungan digital perempuan dan anak keamanan siber literasi digital
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Wolipop
Saat Wallabee Disangka Hewan, Awal Mula Sepatu Clarks yang Ikonis
detikFood
3 Menu Sarapan Simpel untuk Keluarga, Anti Ribet dan Mengenyangkan
detikTravel
Tak Ada Lagi Liburan Bebas Nyamuk di Islandia
detikInet
Bocoran Spesifikasi Xiaomi 17T dan 17T Pro, Baterai Jumbo 7.000 mAh
detikNews
Prabowo Akan Tuntaskan MBG, Pamer Hasil Nyata ke Petani hingga Nelayan
detikFinance
Prabowo Klaim 81 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Bisa Serap 1 Juta Pekerja
Sepakbola
Mengapa Madrid Mau Rekrut Mourinho Lagi?




