Saham Perbankan Naik, Reksadana STAR & Maybank Menguat 2,5% dalam Sehari
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Rabu (04/02/2026) naik 0,3% ke level 8.146,717. Di sisi lain, yield obligasi negara Indonesia tenor 10 tahun tercatat turun ke level 6,297% pada pukul 17.26 WIB,
Kinerja Reksadana Unggulan di Super App Investasi Bareksa
Berikut kinerja reksadana yang tersedia di super app investasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan nilai Barometer tertinggi, beserta kinerja imbal hasilnya sebulan terakhir (per 04 Februari 2026) :
Reksadana Saham
IHSG : -6,87%
Indeks Reksadana Saham : -2,96%
Sucorinvest Maxi Fund: 3,59%
Indeks Reksadana Saham Syariah : -3,51%
Sucorinvest Sharia Equity Fund : -4,02%
Reksadana Campuran
Indeks Reksadana Campuran : -1,54%
Sucorinvest Anak Pintar : -3,33%
Indeks Reksadana Campuran Syariah : -2,91%
Schroder Syariah Balanced Fund : -2,28%
Reksadana Pendapatan Tetap
Indeks Reksadana Pendapatan Tetap: -0,16%
Trimegah Dana Obligasi Nusantara: 0,29%
Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : 0,14%
Eastspring Syariah Fixed Income Amanah Kelas A: -0,1%
Reksadana Pasar Uang
Benchmark :
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258% per bulan
> Bank Mandiri : 0,292% per bulan
> BNI : 0,354% per bulan
> BRI : 0,396% per bulan
Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,33%
Setiabudi Dana Pasar Uang : 0,45%
Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,35%
Syailendra Sharia Money Market Fund : 0,37%
Reksadana Indeks
0,21%
BRI Indeks Syariah : -6,93%
Investasi di Aplikasi Reksadana Terbaik - Bareksa
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi reksa dana terpercaya yang telah berizin OJK sejak 2016. Dengan 160+ produk reksadana dari 35 manajer investasi, kamu bisa memilih sesuai tujuan dan profil risiko. Dilengkapi fitur pembanding performa, riset pasar, dan rekomendasi ahli, Bareksa membantu kamu mulai investasi reksadana dengan mudah, aman, dan terarah dalam satu aplikasi.
Tentang Penulis
* Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.




