PSMS Terkandas 2-1 di Bekasi, Drama Kartu Merah Warnai Pertandingan
Jurnal News - BEKASI | okemedan
Langkah PSMS Medan di pekan ke-21 Pegadaian Championship 2025/2026 harus terhenti dengan rasa pahit. Bertandang ke markas FC Bekasi City, Stadion Patriot Candrabhaga, Sabtu (28/2/2026) malam WIB, Ayam Kinantan pulang dengan kekalahan 2-1 dalam laga yang diwarnai drama kartu dan keputusan beraroma kontroversi pada keputusan wasit.
Sejak awal laga, PSMS sebenarnya tampil dominan. Peluang demi peluang tercipta sepanjang babak pertama. Mulai peluang Felipe Cadenazzi nyaris membuka skor, dua heading Erwin Gutawa memaksa kiper tuan rumah Ikram Algiffari bekerja keras, sementara sepakan keras Clayton da Silva membuat jantung suporter Bekasi berdegup kencang. Kiper Bekasi City itu tampil gemilang, menepis setiap ancaman dan membuat dominasi PSMS tak berbuah gol hingga turun minum.
Petaka pertama datang saat Saddam Hi Tenang harus ditarik keluar karena cedera. Pelatih Eko Purdjianto terpaksa melakukan perubahan lebih cepat dari rencana dengan memasukkan Arif Setiawan jelang jeda. Pergantian ini sedikit mengubah keseimbangan permainan tim tamu.
Di saat mencoba mengubah taktik dan strategi di babak kedua, PSMS justru kebobolan oleh gol Ramadhan hanya satu menit setelah kick-off. Gol cepat Bekasi City membuat mental pemain sempat goyah.
Masalah bertambah ketika Zikri Ferdiansyah menerima kartu kuning kedua usai dianggap melanggar Renan Silva. Ia diusir keluar lapangan, meninggalkan PSMS bermain dengan 10 orang. Zikri sendiri mengisi posisi Kim Jeung-ho yang absen akibat akumulasi kartu.
Bermain pincang, konsentrasi Ayam Kinantan terpecah. Situasi itu dimanfaatkan Ikhsan Chan, mantan pemain PSMS dua musim sebelumnya, untuk menggandakan keunggulan tuan rumah.
Meski begitu, PSMS tak menyerah. Tekanan terus dilancarkan hingga akhirnya hadiah penalti didapat. Cadenazzi yang maju sebagai algojo sukses menaklukkan Ikram Algifarri dan memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor tak berubah.
Usai laga, Eko Purdjianto tak menutupi kekecewaannya.
“Di babak kedua, Bekasi mengambil inisiatif untuk agresif dan pemain kita lengah dengan satu gol cepat yang membuat semangat turun. Dari awal saya sudah bilang ke pemain untuk respect kepada wasit. Tapi ada beberapa keputusan yang membuyarkan konsentrasi pemain kita. Respect terhadap kepemimpinan wasit, tapi ini jadi catatan buat kita. Kita akan membuat report ke komisi wasit,” tegas Eko.
Ia juga menyoroti ketimpangan keputusan yang dirasakan timnya.
“Kita sangat kecewa. Kita main bagus tapi nggak bisa bikin gol. Dengan kelengahan kita, mereka bisa mencetak gol. Kenapa kartu kuning begitu mudah diberikan untuk PSMS, ini jadi catatan untuk komisi wasit.”
Eko tetap memberi apresiasi pada perjuangan anak asuhnya.
“Clayton main bagus, cuma belum cetak gol. Kiper Bekasi juga bagus. Untuk peluang PSMS, secara pribadi saya tetap fight sampai akhir kompetisi. Peluang memang tipis, tapi kami akan maksimalkan sisa pertandingan dan berharap hasil yang lebih baik,” ucap Eko.
Nada kecewa juga disampaikan pemain PSMS, Nazar Nurzaidin.
“Kecewa dengan hasil pasti. Pemain dan penonton mungkin tahu apa yang dilakukan referee. Ada banyak keputusan yang mengganggu. Pertandingan seru, tapi menurut saya banyak keputusan yang kurang tepat,” ujarnya.
Kekalahan ini menjadi malam pahit bagi PSMS sekaligus penutup sebelum kompetisi memasuki jeda Ramadan dan Idul Fitri sekitar satu bulan. Setelah jeda, PSMS dijadwalkan menghadapi PSPS Pekanbaru pada 28 Maret 2026 mendatang di Stadion Utama Sumatera Utara.
OM – dewa lubis
dan Kontroversi di Bekasi Drama Kartu Merah PSMS Tumbang 2-1
Ikuti Kami
Navigasi pos
Pos sebelumnya Meski tak Berpeluang ke Final Four, Tirta Bhagasasi Menangkan Laga Penutup
Pos berikutnya Barcelona 4-1 Villarreal: Hat-trick Yamal Menandai 100 Pertandingan Hansi Flick
Posting Terkait
Mengenang Sang Playmaker Handal PSMS Medan dan Timnas, Zulham Effendi Harahap
PSMS Ditantang Garudayaksa, Ujian Berat di Pakansari
Drama di Pakansari! PSMS Paksa Persikad Imbang 2-2
Zulkarnaen Pasaribu, Kiprah Hebat Legenda PSMS
PSMS Takluk 1-2 dari Garudayaksa
Persikad Kontra PSMS Siap Bertarung Habis-habisan di Pakansari
PSMS Terima 11 Sanksi Komdis, Klub Ajak Suporter Lebih Bijak Dukung Ayam Kinantan
PSMS Medan Bidik Poin Penting Saat Tantang FV Bekasi City di Stadion Patriot
Jangan Lewatkan
Terimakasih Cristiano Ronaldo, Sekarang Saatnya Pergi
Piala Dunia 2026, Spanyol di Bawah Tekanan Melawan Arab Saudi
Gelar Pertandingan Futsal Sesama Bank, BRI BO Kotapinang Menang
Piala Dunia 2026: Portugal DItahan Imbang Kongo, Ronaldo Kecewa dan Mengecewakan
Piala Dunia 2026: Inggris – Kroasia 4-2, Dua Gol Kane Awal yang Mengesankan di Piala Dunia
Prediksi Irak vs Norwegia: Penampilan Perdana Haaland di Piala Dunia




