Prabowo: Krisis Global Jadi Peluang untuk Kekuatan Indonesia
Sumber Foto: economy.okezone.com
Internasional

Prabowo: Krisis Global Jadi Peluang untuk Kekuatan Indonesia

Jurnal News - JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menilai situasi krisis global yang saat ini melanda dunia justru dapat menjadi peluang bagi Indonesia untuk bangkit lebih kuat. Ia menyebut krisis sebagai blessing in disguise atau berkah yang tersembunyi.

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara Tasyakuran ke-1 Danantara di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Rabu (11/3/2026). Dalam pidatonya, Prabowo menilai kondisi global yang penuh ketidakpastian merupakan ujian sekaligus momentum bagi setiap negara untuk memperkuat diri.

Menurutnya, sejarah menunjukkan bahwa krisis kerap melahirkan peluang baru bagi pihak yang mampu bertahan dan beradaptasi.

Baca Juga:

Pemerintah Bakal Garap 10 Jalan Tol Baru, Dukung Arus Lalu Lintas Libur Nataru 2027

"Saudara-saudara, ini semakin mendesak karena kita lihat dunia sekarang penuh ketidakpastian. Terjadi di mana-mana krisis. Tapi Saudara-saudara, krisis selalu menghasilkan peluang. Krisis adalah ujian. Krisis adalah batu loncatan," ujarnya.

Prabowo menegaskan bahwa hanya negara yang kuat yang mampu melewati masa sulit, sementara negara yang tidak siap akan terus menghadapi penderitaan. Ia meyakini Indonesia memiliki kekuatan besar untuk menghadapi situasi tersebut.

"Yang kuat akan selamat, yang tidak kuat akan terus menderita. Ini pelajaran sejarah. Saya yakin dan percaya bangsa Indonesia diberi kekayaan alam yang luar biasa dan kita mampu keluar dari krisis ini," ujarnya.

Baca Juga:

Prabowo Kaget Pertamina Punya 200 Anak dan Cucu Perusahaan

"Kita akan keluar dari krisis ini semakin kuat. Krisis ini menurut saya adalah suatu blessing in disguise," ucapnya.

Meski demikian, Prabowo mengakui bahwa masa krisis selalu diwarnai berbagai kesulitan dan tantangan. Namun ia menilai kondisi tersebut justru mendorong pemerintah untuk mempercepat pelaksanaan berbagai agenda strategis nasional.

Baca Juga:

Heran Anak Usaha BUMN Tak Boleh Diaudit, Prabowo: Peraturan dari Mana?