PLBN Aruk dan Bank Indonesia Tingkatkan Akses Perbankan di Perbatasan Sambas
Sumber Foto: Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI)
Ekonomi

PLBN Aruk dan Bank Indonesia Tingkatkan Akses Perbankan di Perbatasan Sambas

Sambas, Kalimantan Barat - Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk memfasilitasi pelaksanaan Layanan Perbankan Nusantara (Lentera) Batas Negeri yang digelar oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat, Kamis (13/11/2025).

Kegiatan yang berlangsung di area Zona Penunjang PLBN Aruk ini juga bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Pemerintah Kabupaten Sambas, sebagai wujud nyata sinergi lintas lembaga dalam memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat perbatasan.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat instansi pusat dan daerah, antara lain Kepala Perwakilan Bank Indonesia Prov. Kalbar Doni Septadijaya, Kepala Bapenda Prov. Kalbar Moh. Bari, Kepala OJK Kalbar Rochma Hidayati.

Adapun Kepala PLBN Aruk Viktorius Dunand, Kepala BPKP Kalbar, Kepala Jasa Raharja Kalbar, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sambas, serta unsur CIQ, tokoh masyarakat, kepala desa, dan masyarakat Kecamatan Sajingan Besar juga turut menghadiri kegiatan tersebut.

Kepala PLBN Aruk, Viktorius Dunand, dalam sambutan pembukanya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Lentera Batas Negeri di kawasan PLBN.

“Kegiatan ini merupakan wujud dukungan terhadap upaya menjaga kedaulatan Rupiah di perbatasan, sekaligus mendorong masyarakat semakin cinta, bangga, dan paham terhadap Rupiah,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa PLBN Aruk berkomitmen untuk terus menjadi ruang kolaborasi dalam memperkuat pemahaman keuangan di wilayah terdepan NKRI.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Prov. Kalbar, Doni Septadijaya, turut menekankan pentingnya perluasan layanan inklusi keuangan bagi masyarakat perbatasan.

“Ke depan, Bank Indonesia berkomitmen untuk melaksanakan Lentera Batas Negeri secara rutin bersama para pemangku kepentingan di perbatasan,” ungkapnya.

Menurutnya, tingginya antusiasme warga perbatasan yang hadir dalam kegiatan menunjukkan bahwa kehadiran layanan ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Kegiatan sinergi lintas instansi ini juga mendapat apresiasi serta dukungan dari Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sambas, Samekto Hadi Suseno.

“Kehadiran berbagai instansi menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat perekonomian masyarakat dan peran strategis perbatasan sebagai beranda negara,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut yang menjadi salah satu agenda utama kegiatan adalah Launching QRIS Crossborder, sebagai tonggak percepatan transformasi digital di kawasan perbatasan.

Fitur ini diharapkan dapat mempermudah transaksi lintas negara bagi masyarakat dan pelaku usaha yang beraktivitas di sekitar Aruk.

Selain itu, Bank Indonesia juga menyerahkan cinderamata dan bantuan pemberdayaan ekonomi kepada Kelompok Sadar Wisata Penyu Hijau Lestari sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi lokal.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan berbagai layanan publik seperti Gerakan Pangan Murah, Layanan Kas Keliling Bank Indonesia, dan Layanan pembayaran pajak Samsat Go Kecamatan.

PLBN Aruk berharap sinergi antarinstansi pemerintah, lembaga keuangan, serta masyarakat dapat semakin diperkuat untuk mendukung pembangunan dan kedaulatan ekonomi.

Ke depan, kegiatan serupa juga diharapkan dapat terus diperluas sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan perbatasan yang maju, modern, dan berdaya saing.