Pentingnya Latihan Beban bagi Perempuan Usia 50-an Menurut Jennifer Lopez
Sumber Foto: Parapuan
Lifestyle

Pentingnya Latihan Beban bagi Perempuan Usia 50-an Menurut Jennifer Lopez

Parapuan.co - Ikon pop dunia, Jennifer Lopez, membuktikan bahwa pola olahraga seseorang memang perlu berubah seiring bertambahnya usia. Di usia 56 tahun, penyanyi sekaligus aktris tersebut mengungkapkan bahwa kini ia lebih memprioritaskan latihan beban dibandingkan cardio intens yang dulu identik dengan rutinitas kebugarannya.

Dalam wawancara bersama CBS Mornings dikutip dari Indian Express, Lopez menjelaskan bahwa fokusnya kini bukan sekadar menjaga berat badan, tetapi mempertahankan massa otot agar tetap terlihat dan merasa muda.

Ia mengatakan, "Sekarang saya banyak melakukan latihan beban. Bahkan jika Anda menyukai cardio dan ingin tetap langsing atau menurunkan berat badan, ototlah yang membakar lemak. Seiring bertambahnya usia, kita kehilangan otot, jadi kita perlu membangunnya kembali untuk mempertahankan penampilan yang awet muda."

Pernyataan ini mencerminkan perubahan besar dalam dunia kebugaran, khususnya bagi perempuan usia 40 hingga 50 tahun ke atas yang mulai menyadari pentingnya kekuatan otot dibanding sekadar membakar kalori.

Menurut ahli endokrinologi Dr. Pranav Ghody, membangun otot di usia paruh baya bukan lagi pilihan tambahan, melainkan kebutuhan kesehatan.

Ia menjelaskan, "Setelah usia 30 tahun, massa otot mulai berkurang secara bertahap, dan penurunannya menjadi lebih cepat setelah usia 50."

Kondisi ini dikenal sebagai sarcopenia, yaitu hilangnya massa dan kekuatan otot akibat proses penuaan alami. Faktor perubahan hormon, aktivitas fisik yang menurun, serta proses biologis tubuh berperan besar dalam kondisi tersebut.

Dampaknya bukan hanya soal penampilan. Kehilangan otot dapat memengaruhi keseimbangan tubuh, kekuatan fisik, hingga meningkatkan risiko jatuh pada usia lanjut.