Peluncuran Buku 'Prabowonomics' Bahas Kepemimpinan Indonesia di Masa Krisis
Sumber Foto: Radar Bandung
Internasional

Peluncuran Buku 'Prabowonomics' Bahas Kepemimpinan Indonesia di Masa Krisis

Jurnal News - RADARBANDUNG.id, BANDUNG- Strategi kepemimpinan nasional di tengah ketidakpastian geopolitik menjadi sorotan utama dalam peluncuran buku “Prabowonomics, Demokrasi, dan Tantangan ke Depan” karya Syahganda Nainggolan. Digelar di Aula Barat Institut Teknologi Bandung (ITB), Kamis (5/3), buku ini membedah visi Presiden Prabowo Subianto dalam menakhodai Indonesia menghadapi gejolak ekonomi dunia.

Syahganda menegaskan, karyanya lahir dari keyakinan terhadap ketangguhan kepemimpinan Prabowo di masa krisis. Sekitar 30 persen isi buku secara khusus mengulas konsep “Prabowonomics”, sebuah pendekatan ekonomi dan strategis yang dinilai relevan dengan kondisi saat ini.

“Ekonomi dunia sedang bergejolak, perang di berbagai kawasan memengaruhi stabilitas. Saya menulis buku ini karena yakin Presiden Prabowo adalah sosok yang tepat memimpin Republik di saat krisis global seperti sekarang,” ujar Syahganda.

Di tengah tuntutan masyarakat akan hasil kebijakan yang cepat, Syahganda menekankan bahwa pesan utama bukunya adalah pentingnya kepercayaan publik terhadap kepemimpinan nasional. Menurutnya, kepemimpinan yang ideologis dan strategis menjadi syarat mutlak agar Indonesia mampu bangkit. “Pesan buku ini sederhana: agar rakyat percaya kepada Presiden. Dalam situasi krisis, kita butuh kepercayaan dan persatuan nasional sebagai fondasi untuk bergerak maju,” tambahnya.

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, yang hadir sebagai keynote speaker, memberikan apresiasi atas kedalaman isi buku tersebut. Menurut Dasco, buku ini tidak hanya berkutat pada angka ekonomi, tetapi juga menyentuh esensi demokrasi dan koreksi yang membangun bagi bangsa. “Judulnya memang fantastis, tapi isinya sangat bernas. Ada pandangan tentang demokrasi, koreksi yang membangun, hingga pentingnya menjaga persatuan. Buku ini berbicara tentang masa depan Indonesia dan apa yang harus kita lakukan bersama,” kata Dasco.

Peluncuran buku ini menjadi magnet bagi para pengambil kebijakan. Selain Dasco, hadir pula sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, di antaranya Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto.

Diskusi panel kian berbobot dengan kehadiran Rektor ITB Tatacipta Dirgantara, Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian, Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun, hingga tokoh buruh Jumhur Hidayat. Kehadiran tokoh-tokoh dari berbagai latar belakang ini mempertegas bahwa gagasan “Prabowonomics” menjadi bahan refleksi penting bagi berbagai sektor, mulai dari akademisi, legislatif, hingga pelaku ekonomi.