Olahraga Singkat untuk Jaga Kebugaran di Tengah Persiapan Lebaran
Sumber Foto: Liputan6.com
Lifestyle

Olahraga Singkat untuk Jaga Kebugaran di Tengah Persiapan Lebaran

Jurnal News - Jangan biarkan kesibukan mengganggu kebugaran! Temukan rekomendasi olahraga singkat di sela kesibukan persiapan Lebaran.

Perbesar

Liputan6.com, Jakarta - Meskipun jadwal padat dengan segala persiapan Lebaran, meluangkan waktu untuk berolahraga singkat sangatlah penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh secara keseluruhan. Olahraga merupakan salah satu aktivitas terpenting dan terbaik untuk menjaga kesehatan tubuh dan pikiran. Tidak hanya membuat badan lebih sehat, olahraga juga membuat perasaan lebih baik dan berenergi.

Aktivitas fisik, bahkan dengan intensitas kecil, tetap bermanfaat bagi kesehatan. Oleh karena itu, tidak ada alasan untuk tidak memulai bergerak aktif. Berolahraga dapat meningkatkan produktivitas kerja dengan beberapa cara, seperti membuat tubuh lebih aktif, tidak cepat lelah, dan terhindar dari penyakit akibat kurangnya aktivitas fisik.

BACA JUGA: Arab Saudi Tetapkan Idul Adha 1447 H pada 27 Mei 2026

BACA JUGA: Sidang Isbat Penetapan Iduladha Digelar 17 Mei 2026

BACA JUGA: Bapanas Sebut Harga Pangan Pasca-Lebaran Stabil, Cuaca Jadi Tantangan Distribusi Cabai

BACA JUGA: Menhub Evaluasi Mudik Lebaran 2025, Masalah Ini Jadi Sorotan

BACA JUGA: Berapa Syawal Hari Ini? Simak Kapan Hari Terakhirnya

BACA JUGA: Harga Plastik Terus Naik, Pedagang Mengeluh

BACA JUGA: Operasi Ketupat 2026 Lancar, Ini Sejumlah Faktor Kunci yang Dinilai jadi Pendorong Keberhasilan

Selain manfaat fisik, berolahraga juga memberikan efek relaksasi, meningkatkan suasana hati, serta menurunkan risiko depresi. Olahraga ringan yang dilakukan secara teratur akan memberikan banyak manfaat bagi tubuh, membantu Anda tetap sehat meskipun sibuk. Berikut rekomendasi olahraga singkat di sela kesibukan persiapan Lebaran untuk inspirasi Anda sebagaimana dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber.

1. Jalan Kaki (Walking)

Perbesar

Jalan kaki adalah bentuk olahraga ringan yang mudah dilakukan dan tidak memerlukan peralatan khusus. Anda bisa melakukannya di sekitar lingkungan rumah, komplek, atau taman terdekat untuk mendapatkan udara segar dan suasana yang menenangkan.

Berjalan kaki selama 20-30 menit dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah, memperkuat otot, dan menjaga kesehatan jantung. Rutin berjalan kaki selama 30 menit setiap hari juga dapat membantu mengurangi kelebihan lemak dalam tubuh. Bahkan, National Health Service (NHS) merekomendasikan jalan kaki 10 menit sehari bagi orang dewasa berusia 19-24 tahun.

2. Lari/Jogging Ringan

Lari ringan atau jogging selama 20-30 menit dapat membantu mempercepat metabolisme tubuh dan membakar kalori berlebih. Jika tidak memungkinkan untuk keluar rumah, lari di tempat dengan lutut diangkat tinggi (high-knee running) bisa menjadi alternatif.

Gerakan ini dapat membakar 3,5 hingga 7 kalori per menit dan termasuk latihan kardio intensitas tinggi yang memacu jantung serta melatih otot kaki. Jogging di tempat adalah cara sederhana untuk membakar kalori dan meningkatkan denyut jantung tanpa perlu meninggalkan rumah.

3. Squat

Squat melatih kekuatan otot tubuh bagian bawah dan otot inti, menargetkan semua otot utama seperti pinggul, bokong, dan paha. Cara melakukannya adalah dengan berdiri kaki selebar bahu, menurunkan bokong seolah akan duduk, lalu kembali berdiri.

Anda cukup melakukannya sebanyak 12–15 repetisi dalam 3 set untuk mendapatkan manfaat optimal. Latihan ini efektif untuk memperkuat bagian bawah tubuh Anda.

4. Push-up

Perbesar

Push-up adalah latihan yang bagus untuk melatih otot tubuh bagian atas, terutama pada dada, bahu, dan trisep. Gerakan ini juga membantu memperkuat otot lengan, otot dada, otot perut, otot panggul, dan otot kaki. Latihan push-up dapat disesuaikan dengan kemampuan, mulai dari menggunakan lutut sebagai tumpuan hingga posisi standar, menjadikannya pilihan fleksibel untuk berbagai tingkat kebugaran.

5. Jumping Jacks

Jumping jacks adalah latihan kardio yang bisa dilakukan di mana saja dan membuat seluruh anggota tubuh bergerak. Latihan ini membakar antara 8 hingga 11,8 kalori per menit dan sangat efektif meningkatkan detak jantung.

Gerakan ini sangat mudah dilakukan dan bisa menjadi bagian dari pemanasan atau sesi latihan intensitas tinggi (HIIT) singkat. Jumping jacks membantu meningkatkan stamina dan koordinasi tubuh.

6. Lompat Tali (Skipping)

Lompat tali atau skipping berguna untuk membakar kalori, meningkatkan detak jantung, serta menambah kekuatan kaki. Latihan kardio ini juga bagus untuk meningkatkan koordinasi dan keseimbangan serta kepadatan tulang.

Meluangkan waktu beberapa menit setiap hari untuk melompat tali sangat efektif membakar kalori secara cepat dan meningkatkan kesehatan jantung. Ini adalah pilihan olahraga yang efisien untuk waktu terbatas.

7. Naik Turun Tangga (Star Climbing)

Perbesar

Naik turun tangga adalah olahraga di rumah tanpa peralatan yang mudah dilakukan dan memiliki manfaat luar biasa bagi kesehatan. Gerakan ini dapat memperkuat otot dan tulang kaki.

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa naik turun setidaknya 5–50 tangga per hari bisa mengurangi risiko penyakit stroke, serangan jantung, dan pembekuan darah. Ini adalah cara sederhana namun efektif untuk tetap aktif.

8. Yoga atau Senam Ringan

Yoga melibatkan peregangan dan pernapasan, meningkatkan fleksibilitas, kekuatan otot, mengurangi nyeri kronis, stres, dan meningkatkan kesejahteraan mental. Senam aerobik adalah cara seru untuk membakar lemak dengan gerakan dinamis dan iringan musik.

Latihan seperti squat, lunges, push-up, atau plank dapat dilakukan di rumah tanpa peralatan tambahan. Latihan ini membantu mengembalikan kekuatan otot dan menjaga kebugaran setelah libur panjang. Yoga juga dapat membuat suasana hati membaik serta tubuh menjadi rileks.

9. Crunchers/Sit-up

Crunchers merupakan latihan sederhana yang melatih otot perut bagian atas, berguna untuk mengencangkan perut. Sementara itu, sit-up dapat meningkatkan kekuatan otot inti dan berpotensi membentuk perut menjadi six-pack.

Kedua gerakan ini sangat efektif untuk melatih otot perut Anda. Lakukan secara teratur untuk hasil yang maksimal.

10. Lunges

Perbesar

Lunges adalah latihan yang bagus untuk melatih otot paha dan bokong. Gerakan ini melibatkan satu kaki melangkah ke depan dan menekuk lutut hingga membentuk sudut 90 derajat.

Lakukan gerakan ini sebanyak 10–12 repetisi per kaki dalam 2–3 set. Lunges membantu meningkatkan kekuatan, keseimbangan, dan fleksibilitas tubuh bagian bawah.

11. Mountain Climber

Mountain climber adalah gerakan latihan kardio yang bagus untuk meluruhkan kalori, sekaligus meningkatkan detak jantung serta kekuatan otot inti dan kaki. Latihan ini sangat efektif untuk membakar kalori dalam waktu singkat.

Gerakan ini juga membantu meningkatkan daya tahan kardiovaskular. Lakukan dengan intensitas yang sesuai dengan kemampuan Anda.

12. Burpees

Burpees adalah latihan high-intensity yang mengombinasikan squat, plank, push-up, dan lompatan. Gerakan ini melibatkan seluruh tubuh dan sangat efektif untuk membakar kalori serta meningkatkan kebugaran kardiovaskular.

Meskipun tergolong intens, burpees dapat disesuaikan dengan kecepatan dan jumlah repetisi. Latihan ini merupakan pilihan tepat jika Anda ingin memaksimalkan pembakaran kalori dalam waktu singkat.

Tips Efektif Menggabungkan Olahraga dalam Jadwal Padat Lebaran

Perbesar

Mengintegrasikan olahraga ke dalam jadwal padat persiapan Lebaran memang membutuhkan strategi. Namun, dengan beberapa tips berikut, Anda bisa tetap menjaga kebugaran tubuh tanpa mengorbankan waktu persiapan yang krusial.

Pertama, cobalah bangun lebih awal. Luangkan waktu sekitar 5-15 menit di pagi hari untuk melakukan olahraga ringan sebelum memulai aktivitas. Ini akan memberikan energi positif untuk sepanjang hari.

Kedua, tetaplah aktif sepanjang hari. Hindari menggunakan lift dan manfaatkan kesempatan naik-turun tangga di kantor atau di rumah untuk tetap aktif. Alih-alih menggunakan kendaraan pribadi, cobalah berjalan kaki atau bersepeda untuk jarak dekat.

Ketiga, kombinasikan kardio dan latihan beban tubuh. Kombinasi gerakan kardio dan bodyweight training terbukti membantu meningkatkan detak jantung sekaligus membangun massa otot. Keempat, sesuaikan intensitas. Kunci dari olahraga cepat bakar kalori adalah intensitas. Bahkan dalam waktu 15 sampai 30 menit, Anda tetap bisa membakar banyak kalori jika memilih latihan yang tepat. Kunci utama berolahraga adalah menyesuaikan intensitas dengan kondisi tubuh.

Terakhir, jangan lupakan pentingnya nutrisi dan hidrasi. Pastikan untuk mencukupi kebutuhan cairan dan nutrisi. Setelah periode konsumsi makanan bersantan dan manis, kembalilah secara bertahap ke pola makan sehat. Perbanyak konsumsi protein, karbohidrat kompleks, sayur, buah, dan air putih. Protein berperan penting dalam pemulihan dan pembentukan otot yang sempat “tertidur” selama liburan. Dengan menerapkan tips ini, rekomendasi olahraga singkat di sela kesibukan persiapan Lebaran dapat Anda jalankan dengan efektif.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

1. Mengapa penting berolahraga di tengah kesibukan persiapan Lebaran?

Berolahraga penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental, meningkatkan energi, produktivitas, serta mengurangi stres yang mungkin timbul akibat padatnya persiapan Lebaran.

2. Jenis olahraga singkat apa yang bisa dilakukan tanpa peralatan khusus di rumah?

Anda bisa melakukan jalan kaki, lari/jogging ringan, squat, push-up, jumping jacks, lompat tali, naik turun tangga, yoga atau senam ringan, crunchers/sit-up, lunges, mountain climber, dan burpees.

3. Berapa lama durasi olahraga singkat yang direkomendasikan?

Durasi olahraga singkat bisa bervariasi, mulai dari 5-15 menit di pagi hari, hingga 20-30 menit untuk jalan kaki atau jogging ringan.

4. Bagaimana cara efektif menggabungkan olahraga di tengah jadwal padat Lebaran?

Anda bisa bangun lebih awal untuk berolahraga, tetap aktif sepanjang hari dengan berjalan kaki atau naik tangga, mengombinasikan kardio dan latihan beban tubuh, menyesuaikan intensitas, serta mencukupi kebutuhan cairan dan nutrisi.

5. Kapan waktu terbaik olahraga saat puasa?

Sebelum berbuka, setelah berbuka (1–2 jam), atau setelah sahur dengan intensitas ringan.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

Lebaran

olahraga singkat

Persiapan Lebaran

kebugaran tubuh

Gaya Hidup Sehat

olahraga di rumah

Tips Sehat

aktivitas fisik

hidup bugar

NAISHOT

Relevant

Advertisement

Miranti, Fadila AdelinTim Redaksi

Share

Copy Link

Batalkan