Oke Rosgana: Maestro Yoyo yang Mengharumkan Nama Indonesia
Oke Rosgana, seorang maestro permainan yoyo asal Subang, telah mengangkat permainan sederhana ini ke tingkat seni yang mengagumkan. Dengan keahliannya, Oke telah mencuri perhatian di tingkat internasional dan dikenal sebagai "Bapak Yoyo Indonesia".
Oke lahir kembar pada 20 Oktober 1975 di Bandung, bersama adiknya Oki Rosgani, putra pasangan Tete Rosadi dan Sugantini. Keduanya merupakan alumni SMA Negeri 1 Subang, di mana Oke juga menularkan keahliannya kepada siswa-siswa di almamaternya. Saat mengajar di sekolah tersebut, Oke berbagi teori, praktik, dan berbagai trik bermain yoyo yang memengaruhi prestasi dan kepribadian para siswa. Akibatnya, permainan yoyo pun dijadikan sebagai program ekstrakurikuler di sekolah.
Awal Karier dan Prestasi
Oke Rosgana menyelesaikan pendidikan tinggi di jurusan Seni Lukis di FSRD ITB pada tahun 2002. Setelah itu, ia kembali ke Subang dan bekerja di Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Olahraga sebagai pegawai kontrak. Pada 2008, Oke diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil dan mulai serius menggeluti minatnya dalam bermain yoyo.
Minat Oke dalam seni yoyo dimulai pada tahun 1999, dan ia meraih kemenangan di lomba "Bandung ProYo Championships" pada tahun 2000. Kemenangan ini membawanya menjadi demonstrator yoyo terkenal di Bandung. Selain itu, Oke juga dikenal sebagai desainer hiasan tutup yoyo yang karyanya digunakan oleh perusahaan-perusahaan terkemuka di Amerika, Afrika Selatan, dan Swiss.
Oke mencapai ketenaran nasional lewat acara televisi "30 Detik Jadi Bintang" di Fox Entertainment pada tahun 2005, dan mendirikan komunitas Yoyo Indonesia yang dikenal sebagai Yo-In. Komunitas ini telah berkembang ke hampir seluruh provinsi di Indonesia.
Oke juga mewakili Indonesia di berbagai kompetisi internasional, termasuk Kejuaraan Dunia Yoyo di Orlando, Florida, dan Kejuaraan Asia Pacific Yoyo Contest di Genting Highland, Malaysia, di mana ia juga bertindak sebagai juri hingga tahun 2015.
Minat Lain dan Kontribusi
Selain yoyo, Oke memiliki ketertarikan dalam aeromodelling, termasuk penggunaan drone untuk liputan. Ia juga merupakan penggemar olahraga bumerang, berhasil menjadi Juara Nasional pada tahun 2011, dan mencetak Rekor MURI dengan jumlah pelempar bumerang terbanyak dalam satu waktu yaitu 2.000 orang. Oke juga menginisiasi Kejuaraan Nasional Bumerang yang dinamai "Tunas Bumi".
Di tengah kesibukannya sebagai Pegawai Negeri Sipil, Oke berkontribusi dalam desain patung-patung kota di Subang. Saat ini, ia bekerja sebagai Pranata Humas di Dinas Komunikasi dan Informatika dan memiliki spesialisasi sebagai kameramen drone.
Popularitas di Media
Oke telah tampil dalam berbagai acara televisi, di antaranya "30 Detik Jadi Bintang", "Dorce Show", "Gong Show", dan "Tonight Show". Ia juga menjadi bintang tamu di beberapa channel YouTube dan podcast, termasuk "Helmy Yahya Bicara".
Saat ini, koleksi yoyo Oke mencapai 400 buah, mencerminkan dedikasinya yang tinggi terhadap hobi dan bakatnya. Oke Rosgana menunjukkan bahwa dengan kegigihan dan kreativitas, seseorang dapat melampaui batas-batas impian dan memberi dampak positif bagi masyarakat.
Perjalanan hidup Oke diharapkan menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk terus mengembangkan bakat dan berbagi ilmu demi manfaat bersama, karena keberhasilan sejati bukan hanya tentang pencapaian pribadi, tetapi juga tentang dampak yang diberikan kepada dunia.




