Miya Rumiyana Soelandjana: Enam Dekade Berkarya di Dunia Seni Rupa Indonesia
Sumber Foto: BandungBergerak.id
Catatan Harian

Miya Rumiyana Soelandjana: Enam Dekade Berkarya di Dunia Seni Rupa Indonesia

Dalam dunia seni, prestasi sering kali mencerminkan dedikasi dan semangat seorang seniman. Miya Rumiyana Soelandjana adalah salah satu tokoh seni rupa yang telah menorehkan jejak panjang dalam sejarah seni rupa Indonesia. Selama enam dekade, ia dikenal luas atas kontribusinya yang signifikan di bidang seni.

Miya lahir di Bandung pada 22 Juni 1945, sebagai putri dari Raden Sona Soelandjana, seorang seniman terkenal pada era 1950-an. Ia menikah dengan Adjat Sudradjat (almarhum), yang juga seorang seniman, dan dikaruniai satu putra serta dua cucu laki-laki.

Perjalanan Karier

Bu Miya, panggilan akrabnya, menjadi sosok yang penting dalam perkembangan seni rupa dan seni pertunjukan di Indonesia. Selama 60 tahun berkarya, ia telah menghasilkan beragam karya yang memukau, menunjukkan bakat dan kecintaannya terhadap seni. Kontribusinya terutama terlihat dalam seni kriya, di mana ia menjadi panutan bagi seniman lainnya untuk terus berinovasi.

Kreativitas Bu Miya tidak terbatas pada satu medium saja. Ia mampu mengubah berbagai bahan, mulai dari serpihan kayu hingga kain perca, menjadi karya seni yang menakjubkan. Meskipun kini telah memasuki usia senja, semangat dan passion-nya terhadap seni tetap terjaga.

Rumah sebagai Galeri Seni

Kediaman Bu Miya di Bandung berfungsi sebagai galeri seni yang memamerkan berbagai karya kriya yang indah, termasuk topeng Menong dan sendok kayu bergambar. Setiap sudut rumahnya mencerminkan dedikasinya terhadap seni dan keunikan setiap karyanya, mengagumkan setiap tamu yang berkunjung.

Pameran Tunggal

Pada Januari 2024, Bu Miya mengadakan pameran tunggal yang bertajuk "Pameran Kriya Art" di Gedung Bandung Creative Hub. Pameran ini menjadi bukti nyata dedikasinya terhadap seni dan menyajikan karya-karya personalnya yang menginspirasi banyak orang.

Pengalaman dan Pengajaran

Karier seni Bu Miya dimulai sejak masa sekolah, dan ia kemudian menjadi pengajar di berbagai institusi seni. Ia mengenyam pendidikan seni di FSRD ITB dan mempelajari menggambar sketsa secara intensif. Berpengalaman dalam industri mebel dan interior, ia juga mengajar di beberapa lembaga seni, termasuk ISBI Bandung dan STISI.

Sepanjang perjalanan kariernya, Bu Miya terlibat dalam berbagai proyek, mulai dari merancang kostum untuk opera hingga kostum untuk acara lokal dan nasional. Ia juga berperan aktif sebagai penata kostum seni pertunjukan teater dan tari.

Dedikasi dan Inspirasi

Setelah pensiun, Bu Miya memanfaatkan waktu luangnya untuk menggambar sketsa dan mengeksplorasi media karya yang inovatif dari limbah buah dan sayur. Melalui perjalanan panjang kariernya, Miya Rumiyana Soelandjana telah menginspirasi banyak orang dengan karya-karyanya yang unik dan penuh semangat. Dedikasi dan ketekunannya telah menorehkan namanya dalam sejarah seni rupa Indonesia dan menjadi contoh bagi generasi seniman masa depan.