Jalan Kaki Rutin, Kunci Kebugaran Tanpa Olahraga Berat
Sumber Foto: Pikiran Rakyat
Lifestyle

Jalan Kaki Rutin, Kunci Kebugaran Tanpa Olahraga Berat

Jurnal News - PIKIRAN RAKYAT - Banyak orang menganggap menjaga kebugaran harus dilakukan dengan olahraga berat di pusat kebugaran. Padahal, aktivitas sederhana seperti jalan kaki sudah cukup membantu menjaga kesehatan tubuh jika dilakukan secara rutin dan berkala.

Dikutip dari Eating Well melalui ANTARA pada Rabu (11/3), pakar kebugaran menyebut jalan kaki merupakan bentuk olahraga yang efektif, terutama bagi pemula atau mereka yang baru kembali aktif berolahraga. Aktivitas ini memiliki intensitas yang relatif ringan sehingga risiko cedera juga lebih kecil dibandingkan olahraga berat.

Selain mudah dilakukan, jalan kaki juga memiliki banyak manfaat kesehatan. Salah satunya adalah membantu mengontrol kadar gula darah. Penelitian menunjukkan berjalan selama sekitar 30 menit setelah makan dapat membantu menstabilkan gula darah, termasuk pada penderita diabetes tipe 2. Aktivitas otot saat berjalan membantu tubuh menyerap gula dari aliran darah.

Tidak hanya itu, jalan kaki juga berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung. Para ahli merekomendasikan orang dewasa untuk melakukan setidaknya 150 menit aktivitas fisik intensitas sedang setiap minggu dan jalan cepat termasuk dalam kategori tersebut.

Sejumlah penelitian juga menemukan bahwa berjalan sekitar 3.800 langkah per hari sudah dapat membantu menurunkan risiko kematian akibat berbagai penyebab. Bahkan, sekitar 2.300 langkah per hari dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular. Semakin banyak langkah yang dilakukan, semakin besar pula manfaat kesehatan yang diperoleh.

Pengaruhi Suasana Hati hingga Cegah Demensia

Selain manfaat fisik, jalan kaki juga berdampak positif pada kesehatan mental. Aktivitas ini dapat membantu meningkatkan suasana hati dan menurunkan risiko demensia karena meningkatkan aliran darah ke otak.

Bagi pemula, para pelatih menyarankan untuk memulai secara bertahap, misalnya dua hingga tiga kali dalam seminggu. Setelah tubuh mulai terbiasa, frekuensi berjalan bisa ditingkatkan hingga lima kali per minggu.

Penting untuk diingat, bahwa kebugaran bukan hanya tentang seberapa berat beban yang bisa kita angkat di gym melainkan tentang seberapa aktif tubuh kita bergerak setiap harinya.***