Inisiatif Kreatif dalam Mengurangi Sampah: Buku Harian Sampah
Sumber Foto: Vietnam.vn
Catatan Harian

Inisiatif Kreatif dalam Mengurangi Sampah: Buku Harian Sampah

Jurnal News - Diep Hung Vuong, seorang pemuda berusia 28 tahun dari Kota Ho Chi Minh, menciptakan Buku Harian Sampah, sebuah proyek yang menggabungkan seni dan kesadaran lingkungan. Dengan menggunakan kemasan bekas, Vuong mendokumentasikan momen-momen berharga dalam hidupnya, sambil mengingatkan diri untuk mengurangi pembuangan sampah sembarangan.

Awal Kejadian

Vuong, yang sebelumnya bekerja sebagai editor di perusahaan konstruksi, merasa jenuh dengan rutinitasnya. Ia memutuskan untuk mencari hobi yang lebih kreatif dan menemukan video tentang 'junk journal' di internet. Terpesona oleh konsep tersebut, ia mulai mengumpulkan kemasan bekas, seperti stempel cangkir kopi dan bungkus hamburger, untuk dijadikan bahan dalam buku harian.

Perkembangan

Prinsip Vuong dalam membuat buku harian adalah setiap kemasan harus berasal dari pengalaman pribadinya. Dengan cara ini, ia dapat melihat berapa banyak sampah yang dihasilkannya dan berusaha untuk menguranginya. Tak hanya Vuong, tren membuat buku harian dari sampah juga diikuti oleh Le Hoang Thao Ngan, seorang mahasiswi, dan Tran Thi Quynh Anh, seorang ibu rumah tangga. Ngan menggunakan buku harian untuk menyimpan kenangan dari teman dan keluarganya, sementara Quynh Anh menemukan ketenangan dan kesadaran lingkungan melalui hobi ini.

Kondisi Terakhir

Seiring berjalannya waktu, Vuong dan komunitasnya semakin menyebarkan praktik memotong dan menempel potongan-potongan sampah. Banyak teman dan masyarakat sekitar mulai mendukung hobi ini dengan memberikan kemasan menarik yang mereka temukan. Dengan cara ini, mereka tidak hanya menciptakan karya seni yang unik, tetapi juga berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan.