DPR Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Berlanjut Selama Ramadan
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan tetap berjalan selama bulan Ramadan. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menegaskan keberlanjutan program tersebut sebagai bagian dari komitmen menjaga pemenuhan gizi anak dan peserta didik, meski dilakukan penyesuaian teknis selama bulan puasa.
Anggota Komisi IX DPR RI, Tubagus Haerul Jaman, menegaskan MBG harus tetap menjangkau seluruh penerima manfaat, terutama anak-anak sekolah. Ia menekankan pentingnya asupan gizi dalam mendukung kualitas sumber daya manusia jangka panjang.
"Karena asupan gizi yang memadai bagi peserta didik berperan penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045," kata Tubagus dalam keterangannya, Sabtu (21/2/2026).
Menurut dia, Komisi IX DPR RI berkomitmen mengawal pelaksanaan program tersebut agar berjalan efektif dan tepat sasaran. Pengawasan dinilai penting agar distribusi bantuan pangan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengawal program ini agar dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memastikan program MBG tetap berlangsung selama Ramadan dengan sejumlah penyesuaian. Bagi siswa Muslim, makanan diberikan dalam bentuk kering untuk dibawa pulang, sementara siswa non-Muslim tetap menerima dan mengonsumsi makanan di sekolah seperti biasa.
Sementara di lingkungan pondok pesantren, pembagian makanan dilakukan saat waktu berbuka puasa. Adapun bagi ibu hamil, balita, dan ibu menyusui, distribusi tetap berjalan sesuai skema awal tanpa perubahan.
Kebijakan ini menegaskan komitmen pemerintah bersama DPR dalam menjaga keberlanjutan program prioritas nasional di bidang pangan dan gizi, meski di tengah momentum ibadah Ramadan.




