Amar Bank Pertahankan Suku Bunga Deposito Tinggi Meski BI Minta Penurunan
Sumber Foto: Kompas.com
Ekonomi

Amar Bank Pertahankan Suku Bunga Deposito Tinggi Meski BI Minta Penurunan

Jurnal News - JAKARTA, KOMPAS.com – PT Bank Amar Indonesia Tbk memastikan tidak akan menurunkan suku bunga dalam waktu dekat, terutama bunga deposito.

Keputusan ini merespons imbauan Bank Indonesia agar perbankan menurunkan bunga deposito dan kredit seiring penurunan suku bunga acuan. BI Rate sudah turun 125 basis poin sepanjang 2025.

"Suku bunga, saya rasa kami tidak menurunkannya terlalu cepat," ujar Direktur Utama Amar Bank Vishal Tulsian saat group interview di Jakarta, Jumat (27/2/2026).

Vishal menjelaskan, Amar Bank memiliki segmen nasabah mikro dan usaha mikro, kecil, dan menengah. Segmen ini membutuhkan bunga deposito yang kompetitif untuk mendorong kebiasaan menabung.

"Nasabah kami adalah nasabah kecil. Kami ingin menciptakan kebiasaan menabung. Motto kami di perbankan adalah menabung sekarang, belanjakan nanti," jelasnya.

Amar Bank mengusung pendekatan berbeda dari tren konsumtif di industri keuangan digital. Banyak layanan mendorong pola buy now, pay later. Amar Bank memilih prinsip save now, spend later.

Segmen nasabah dinilai perlu membangun kebiasaan menabung untuk manfaat jangka panjang.

"Dan sebagai bank, bagaimana kami dapat membantu mereka? Kita hanya bisa membantu mereka dengan beberapa cara. Dengan menggunakan AI untuk menciptakan beberapa kebiasaan dan sebagainya dan cara lainnya adalah suku bunga deposito. Jadi kami terus menawarkan suku bunga deposito yang menarik," ucapnya.

Vishal menilai penurunan suku bunga lebih relevan bagi bank besar dengan segmen nasabah beragam. Amar Bank memilih menjaga daya tarik simpanan untuk mempertahankan nasabah.

"Kami bukan perusahaan besar yang membutuhkan pengurangan suku bunga. Segmen pelanggan kami membutuhkan suku bunga deposito yang lebih baik," tukasnya.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo sebelumnya meminta perbankan menurunkan bunga deposito dan kredit setelah BI Rate turun lima kali sepanjang 2025.

"Upaya penurunan suku bunga dana dan kredit perbankan masih perlu terus ditingkatkan agar dapat mendorong pertumbuhan kredit lebih tinggi guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," ujar Perry dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur BI Februari 2026, Kamis (19/2/2026).

Transmisi penurunan suku bunga kebijakan ke bunga perbankan dinilai masih terbatas. Bunga deposito satu bulan turun 68 basis poin dari 4,81 persen pada Januari 2025 menjadi 4,13 persen pada Januari 2026.

Bunga kredit baru turun 40 basis poin dari 9,20 persen pada awal 2025 menjadi 8,80 persen pada Januari 2026.