YLBH Papua Tengah Desak Presiden Bawa Kasus Andrie Yunus ke Peradilan Umum
Sumber Foto: ODIYAIWUU
Hukum

YLBH Papua Tengah Desak Presiden Bawa Kasus Andrie Yunus ke Peradilan Umum

Jurnal News - Beranda DAERAH

DAERAH

YLBH Papua Tengah Minta Presiden Arahkan Kasus Aktivis Kontras Andrie Yunus ke Peradilan Umum

ODIYAIWUU.com

21 Maret 2026

TIMIKA, ODIYAIWUU.com — Pihak Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Papua Tengah meminta Presiden Republik Indonesia H. Prabowo Subianto mengarahkan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Kontras Andrie Yunus ke peradilan umum.

“Kami meminta Presiden membantu membawa kasus ini dilakukan institusi peradilan umum guna mencegah terjadinya kinflik kepentingan,” ujar Direktur YLBH Papua Tengah Yoseph Temorubun di Timika, kota Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Sabtu (21/3).

Menurut Temorubun, langkah Presiden membantu membawa kasus ini ke peradialan umum mendesak mengingat penyiraman air keras yang menimpa Andrie, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), terjadi di ruang publik bukan tindak pidana yang terkait fungsi dan tugas kemiliteran.

Temorubun juga meminta Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia memberikan perhatian serius agar ikut mendorong kasus yang menimpa Andrie dilakukan di peradilan umum, bukan di peradilan militer. Langkah itu perlu dan mendesak demi mendukung kebebasan berserikat dan berkumpul masyarakat sipil sekaligus menjunjung tinggi demokratisasi di Indonesia.

“DRP RI perlu memberikan perhatian ekstra kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Kontras Andrie Yunus. Negara ini juga punya pengalaman traumatic atas kasus yang menimpa aktivis Kontras Munir beberapa tahun silam. Kasus-kasus yang menimpa pegiat HAM selalu memakan waktu panjang proses pengungkapannya,” kata Temorubun, pegiat hukum dan HAM lulusan Fakultas Hukum Universitas Pattimura, Ambon, Maluku.

Kepala Divisi Pemantauan Impunitas KontraS Jane Rosalina sebelumnya juga meminta penegak hukum mengusut secara menyeluruh kasus penyiraman air keras terhadap Andrie demi memberikan kepastian hukum bagi masyarakat sipil.

Jane Rosalina menilai, penyiraman terhadap Andrie tidak hanya menyerang orang pribadi. Tindak kekerasan tersebut juga menyerang psikis dan psikologis masyarakat sipil sebagai upaya pembungkaman.

“Ini dapat diduga sebagai bagian upaya sistematis untuk membungkam mereka yang berani mengungkapkan fakta, menantang impunitas, mengritik kekuasaan, dan memperjuangkan keadilan hari ini,” kata Jane di Jakarta, Rabu (18/3).

Para pelaku mungkin mengira dengan menyiram wajah Andrie dengan air keras maka KontraS akan mundur. Anggapan itu, kata Jane, salah karena yang justru muncul adalah perlawanan dari berbagai elemen masyarakat sipil yang makin berlipat ganda.

“Luka dan trauma yang dialami kawan kami itu hadir sepenuhnya di hadapan publik, sementara sumber atau aktor yang menyebabkan kekerasan tetap berada di luar jangkauan penglihatan,” kata Jane.

Semua pihak harus mengawal kasus tersebut sampai tuntas. Kasus ini bukan tindak pidana biasa, melainkan sebuah kejahatan HAM yang ditampilkan untuk membongkar adanya infrastruktur kejahatan sistematis dan terorganisir.

Dengan demikian, perilaku itu melahirkan teror, intimidasi, atau pun ketakutan bagi masyarakat yang kritis. (*)

Rekomendasi untuk kamu

Bupati Muara Enim Saat Ini Masih Diperiksa KPK di Polda Sumatera Selatan, Besok Dibawa ke Jakarta

JAKARTA, ODIYAIWUU.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Senin (8/6) masih melakukan pemeriksaan terhadap Bupati Kabupaten…

Bupati John Rettob Dorong ASN Kabupaten Mimika Bangun Budaya Kerja Bersih dan Antikorupsi

TIMIKA, ODIYAIWUU.com — Bupati Kabupaten Mimika Johannes Rettob mendorong seluruh aparatur sipil negara (ASN) di…

Gempa Magnitudo 7,7 Terjadi di Mindanao, Filipina, Dirasakan Hingga Halmahera dan Gorontalo

MANADO, ODIYAIWUU.com — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa bumi tektonik magnitudo 7,7…

Wasuok Demianus Siep Sebut Proses Seleksi Sekda Papua Pegunungan Berjalan Sesuai Mekanisme

WAMENA, ODIYAIWUU.com — Pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan mengatakan, seleksi Sekretaris Daerah (Sekda) definitif…

Polres Jayapura Bekuk Pelaku Jambret yang Kerap Menjalankan Aksinya di Wilayah Doyo Baru

JAYAPURA, ODIYAIWUU.com — Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Sub Satuan Tugas Pidana Umum (Pidum) Kepolisian…

Diskusi Film “Pesta Babi”, Mahasiswa Asal Papua dan Sejumlah Elemen Kritisi Sikap Yasinta Mowend

YOGYAKARTA, ODIYAIWUU.com — Sejumlah elemen pelajar dan mahasiswa Sabtu (6/6) menyelenggarakan acara nonton bareng (nobar)…

Walhi Papua Sebut Rumah Hidup Masyarakat Adat di Bumi Cenderawasih Alami Tekanan Kian Masif

JAYAPURA, ODIYAIWUU.com — Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environment Day) tanggal 5 Juni 2026 bertema…

Wakil Menteri Kemenimipas Silmy Karim dan 7 ASN Ditahan KPK Terkait Kasus Dugaan Pemerasan

JAKARTA, ODIYAIWUU.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Wakil Menteri Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik…