PSIS Semarang Terapkan Latihan Khusus untuk Jaga Kebugaran Selama Libur Lebaran
Jurnal News - Daerah
PSIS Semarang: Program Latihan Khusus Selama Libur Lebaran untuk Menjaga Kebugaran Optimal
Memasuki masa libur Lebaran, para pemain PSIS Semarang mendapatkan instruksi khusus dari tim pelatih untuk tetap menjaga kondisi fisik mereka. Meskipun diberikan waktu istirahat selama kurang lebih satu minggu, para penggawa Laskar Mahesa Jenar tidak sepenuhnya bebas dari rutinitas latihan. Sebuah program latihan individu telah disiapkan oleh tim pelatih untuk memastikan kebugaran pemain tetap terjaga saat kembali berkumpul pasca-libur.
Program ini dianggap krusial oleh pelatih kepala PSIS, Andri Ramawi, untuk mencegah penurunan performa pemain. Periode libur latihan PSIS berlangsung mulai Senin (16/3) hingga (23/3). Setelah masa libur tersebut usai, tim akan memiliki waktu lima hari untuk mempersiapkan diri menghadapi pertandingan lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026. Pekan ke-22 kompetisi akan mempertemukan PSIS dengan Persipal Palu pada tanggal 29 Maret.
“Iya ada satu minggu libur dan kita akan kasih program individual. Walaupun itu tidak terlalu panjang, kita butuh nanti pemain-pemain yang pas balik dari libur kondisinya tetap terjaga,” ujar Andri Ramawi dalam sebuah kesempatan.
Jeda Kompetisi: Tantangan dan Strategi Tim Pelatih
Jeda kompetisi yang cukup panjang memang menjadi tantangan tersendiri bagi tim pelatih. Oleh karena itu, menjaga kebugaran pemain selama masa liburan menjadi prioritas utama. Andri Ramawi mengakui bahwa situasi ini tidak hanya dihadapi oleh PSIS, tetapi juga oleh tim-tim lain yang tengah menjalani jeda kompetisi serupa.
“Semua tim pasti sama dengan kondisi yang sama. Mereka juga mengalami hal yang sama saat libur,” jelasnya.
Meskipun demikian, tim pelatih memiliki tanggung jawab untuk memastikan para pemain kembali dalam kondisi optimal saat kompetisi kembali bergulir. Hal ini menjadi semakin penting mengingat jadwal padat yang menanti, termasuk pertandingan krusial melawan Persipal Palu yang wajib dimenangkan oleh PSIS.
“Tantangannya bagaimana menjaga kondisi mereka supaya pada saat pertandingan pertama nanti kondisinya tetap seperti yang kita harapkan. Artinya pemain harus fit 100 persen dan tidak ada yang sakit ataupun cedera ketika selesai liburan,” tegas Andri.
Tren Positif dan Optimisme Menyongsong Lanjutan Kompetisi
Selain fokus pada menjaga kebugaran, Andri Ramawi juga menyoroti performa tim dalam beberapa pertandingan terakhir yang menunjukkan tren positif. Hasil-hasil tersebut diharapkan dapat menjadi modal berharga bagi tim untuk melanjutkan performa yang lebih baik setelah jeda kompetisi.
“Tiga pertandingan terakhir yang kita dapat itu menjadi modal bagi kita semuanya untuk bisa meningkatkan performa lagi. Karena ada beberapa poin yang kita kehilangan di tiga pertandingan itu, kita harus ambil di pertandingan berikutnya,” katanya.
Lebih lanjut, ia menilai kondisi tim secara keseluruhan saat ini berada dalam suasana yang sangat positif. Hal ini tercermin baik dari sisi kerja sama tim maupun kedekatan antarpemain.
“Saya percaya tim ini sangat baik dan positif, dari sisi teamwork maupun kedekatan antarpemain. Sampai hari ini apa yang kita lakukan bisa saya bilang sangat positif,” pungkasnya.
Program latihan individu selama libur Lebaran ini diharapkan dapat meminimalkan risiko cedera dan kelelahan saat pemain kembali ke lapangan. Dengan persiapan yang matang dan kondisi fisik yang terjaga, PSIS Semarang optimis dapat meraih hasil maksimal dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026.
Fokus pada kebugaran pemain bukan hanya sekadar menjaga stamina, tetapi juga merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk mencapai target tim di musim ini. Tim pelatih terus berupaya menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan pemain, baik secara individu maupun sebagai sebuah tim.
Hubungan yang baik antar pemain dan kekompakan tim menjadi fondasi penting dalam menghadapi setiap pertandingan. Andri Ramawi percaya bahwa dengan pondasi yang kuat ini, PSIS Semarang mampu mengatasi berbagai tantangan yang ada di depan.
Dengan jeda yang dimanfaatkan secara efektif, PSIS Semarang bertekad untuk kembali dengan kekuatan penuh dan melanjutkan perjuangan mereka di kancah sepak bola nasional. Dukungan dari para penggemar juga menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk memberikan yang terbaik di setiap pertandingan.
Komentar
Baca Juga
Pangdam I/BB Pimpin Sertijab Danyonif 100/PS, Tekankan Profesionalisme dan Prestasi Satuan
Ops Antik Toba 2026, Polres Asahan Ungkap 69 Kasus Narkotika dan Amankan 85 Tersangka
Polres Tanjung Balai Gelar Konferensi Pers Hasil KRYD, Ungkap 15 Kasus Narkoba dan Amankan 19 Tersangka
Polsek Na IX-X Grebek Dugaan Sarang Narkoba di Aek Kota Batu, Temukan Bong dan Plastik Klip Bekas
Wabup Labura Lantik 11 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tekankan Pelayanan Prima kepada Masyarakat
Tembok Penahan Tebing SMAN 1 Pamijahan Ambruk Diterjang Aliran Air Deras, Akses Jalan Tertutup Material Longsor




