DPR Soroti Pendeknya Lama Tinggal Wisatawan di Jateng
Sumber Foto: Indoraya News
Nasional

DPR Soroti Pendeknya Lama Tinggal Wisatawan di Jateng

INDORAYA – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty, menyoroti lama tinggal wisatawan di Jawa Tengah yang masih singkat meski jumlah kunjungan terus meningkat. Menurut dia, Jawa Tengah selama ini hanya menjadi tempat transit bagi wisatawan.

Pihaknya menyoroti panjang tinggal atau length of stay wisatawan yang masih pendek. Padahal, sektor pariwisata Jateng menunjukkan pertumbuhan positif yang meningkat hingga 28 persen.

“Tapi length of stay, short stay mereka itu masih 1, saya bilang 1,2, mereka bilang 1,3. Kenapa? Ya karena selama ini Jawa Tengah ini hanya jadi transit,” kata dia usai menghadiri Kunjungan Kerja Komisi VII DPR RI di Ruang Rapat B5, Kompleks Gubernur Jateng, Jumat (20/2/2026).

Politisi PDI Perjuangan tersebut mencontohkan wisatawan yang berlibur ke Bali kerap hanya singgah sehari ke Candi Borobudur sebelum melanjutkan perjalanan.

“Orang turis ke Bali, one day trip ke Jawa Tengah ke Candi Borobudur. Jadi makanya length of stay-nya itu sangat short sekali, pendek sekali,” ungkap Evita.

Dia mengingatkan, Pemprov Jateng perlu menyusun strategi agar wisatawan tidak hanya singgah sebentar. Penerbangan internasional langsung ke Semarang bisa dimanfaatkan untuk paket kunjungan ke beberapa destinasi.

“Harus ada paket-paket khusus yang memang membuat wisatawan itu mengambil paket yang kunjungannya itu ke beberapa tempat,” ujarnya.

Ia menekankan, kunjungan wisata yang hanya berpusat di Candi Borobudur harus diubah. Selain Borobudur, Evita menyoroti potensi destinasi lain seperti Karimunjawa yang menarik wisatawan mancanegara.

“Kita ada Karimunjawa, itu luar biasa loh. Wisatawan asing ke sana itu kan minatnya sangat-sangat luar biasa. Mungkin kita bisa bidik yang lain-lain jadi tidak hanya Candi Borobudur,” katanya.

Evita menambahkan, segmen adventure tourism juga bisa dimaksimalkan untuk meningkatkan lama tinggal wisatawan di Jawa Tengah.

“Wisatawan ini ada yang adventure. Jadi nah ini kita harus mampu untuk membidik mana nih destinasi-destinasi wisata tadi Jawa Tengah dan bisa kita dorong, kita promosikan secara global,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Komisi VII DPR RI juga membahas Rancangan Undang-Undang Kawasan Industri, termasuk perizinan dan AMDAL, yang diharapkan bisa dijembatani antara pemerintah pusat dan daerah.