Burhanuddin Abdullah dan Strategi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Burhanuddin Abdullah, seorang tokoh penting dalam perumusan ekonomi tim Prabowo Subianto, baru-baru ini berbagi pandangannya mengenai strategi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dalam pertemuannya dengan Dahlan Iskan, Abdullah menyatakan bahwa Prabowo merupakan calon presiden yang telah mempersiapkan diri untuk memimpin, terutama dalam hal kebijakan ekonomi.
Abdullah menjelaskan bahwa Prabowo sudah memiliki rencana untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar delapan persen, meskipun banyak ekonom meragukan target tersebut. "Semua ekonom meragukan target itu. Tidak realistis. Namun Prabowo memiliki cara lain untuk mencapainya," ungkap Abdullah.
Dia menjelaskan bahwa sumber pertumbuhan ekonomi yang tidak dipikirkan oleh banyak ekonom adalah apa yang ia sebut sebagai 'underground economy'. Menurutnya, nilai underground economy di Indonesia mencapai lebih dari seribu triliun rupiah setiap tahunnya, yang mencakup kegiatan seperti korupsi, ekspor-impor ilegal, dan judi online.
"Dari underground economy ini, Prabowo berharap bisa mendapatkan tambahan sumber dana untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi delapan persen," ujarnya.
Abdullah juga menyoroti pentingnya pendekatan yang lebih strategis dalam mencari sumber dana dari underground economy, yang menjadi arahan dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Ia menyebutkan bahwa pemerintahan Prabowo akan serius dalam memerangi ekonomi underground sebagai langkah untuk mencapai target pertumbuhan yang ambisius.
Sejak karirnya dimulai di Bank Indonesia dan International Monetary Fund (IMF), Burhanuddin dikenal sebagai seorang ekonom yang aktif menulis dan memberikan kritik terhadap kebijakan ekonomi. Meskipun ia berhenti menulis karena tuntutan pekerjaannya, kontribusinya dalam dunia ekonomi Indonesia tetap signifikan.
Di usia 84 tahun, Abdullah masih terlibat dalam diskusi kebijakan dan sering bertemu dengan Prabowo. Ia menilai bahwa tidak ada presiden lain yang mempersiapkan diri sebaik Prabowo untuk memimpin negara.
Dengan penekanan pada pemanfaatan underground economy, Burhanuddin Abdullah berharap dapat memberikan solusi alternatif untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, meskipun banyak tantangan yang harus dihadapi dalam merealisasikan hal tersebut.




