Potongan Buku Harian Lula Lahfah Ungkap Arti Persahabatan di Hari-Hari Terakhir
Jurnal News - Setelah kepergian selebgram Lula Lahfah, duka mendalam menyelimuti keluarga dan sahabat-sahabat terdekatnya. Rasa kehilangan semakin menguat setelah potongan buku harian Lula dibagikan oleh sahabatnya, Risya Brabro, melalui media sosial.
Awal Kejadian
Risya memperlihatkan foto tulisan tangan Lula yang dibuat tidak lama sebelum wafat. Catatan tersebut menggambarkan keseharian Lula dan orang-orang yang memberinya rasa aman di masa-masa terakhir hidupnya.
Perkembangan
Risya mengungkapkan rasa rindunya kepada Lula melalui pesan di Instagram, menyatakan bahwa kepergian Lula meninggalkan kesedihan dan kenangan mendalam. Dalam catatan harian yang dibagikan, Lula menuliskan tiga hal yang selalu ia syukuri setiap hari, termasuk momen berbagi cerita dengan Risya dan waktu yang dihabiskan bersama sahabat-sahabatnya.
Kondisi Terakhir
Beberapa catatan terakhir Lula, ditulis pada 23 dan 24 Desember 2025, menunjukkan rasa syukurnya atas komunikasi dengan Risya dan keberanian untuk bersosialisasi dengan teman-temannya. Unggahan Risya pun mendapatkan respons hangat dari warganet yang merasakan kehilangan Lula, sosok yang dikenal ceria namun menyimpan pergulatan batin.




